Article

  • Follow Us

Lewat Permainan kami belajar menghargai suatu Pekerjaan

Date: December 8, 2010 Author: admin Categories: Article

KIDZANIA adalah sebuah arena bermain anak dimana anak dikondisikan seolah-olah sedang memasuki sebuah kota kecil yang memiliki berbagai macam fasilitas seperti kota sungguhan. Waktu memasuki kawasan KIDZANIA anak-anak akan berperan sebagai orang dewasa, maka di KIDZANIA anak-anak akan dipanggil dengan sebutan Bapak atau Ibu.

Pic01-Post21Mei2013

Pic02-Post21Mei2013

Sebelum memasuki kota kecil itu, anak-anak akan dipasang gelang sebagai tanda masuk dan tanda pengenal, dan anak-anak juga akan diberi uang sebagai bukti pembayaran di kota kecil itu. Nama mata uang di kota itu KIDZOS. Setiap anak yang bekerja di kota itu akan mendapat gaji, dan gaji tersebut dapat diambil di ATM. Gerai ATM cukup banyak sehingga anak tidak perlu berebut untuk mengambil KIDZOS. Bila KIDZOSnya sudah banyak bisa dibelanjakan apa saja sesuai dengan keinginan, tetapi bila tidak mau belanja bisa ditabung loh… Wow!!!! Seru ya!!!

Pic03-Post21Mei2013

Kota kecil itu dibuat seperti sungguhan. Banyak gedung bertingkat, kantor, pabrik, rumah sakit, salon, stasiun TV, supermarket, restoran, dan masih banyak lagi.

Hari Kamis, 14 Oktober 2010 siswa TK B yang mendapat giliran field trip ke KIDZANIA, dan hari Senin, 18 Oktober 2010 baru giliran TK A yang pergi field trip ke KIDZANIA. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mempermudah pengawasan dan pemilihan kegiatan. Setiap kegiatan harus diikuti oleh 8 orang.

Pukul 09.00 wib KIDZANIA baru dibuka. Kedatangan kami disambut dengan tarian dan nyanyian dari para pemandu di KIDZANIA, kemudian kami memulai perjalanan di kota kecil itu.

Rute perjalanan kami yang pertama : kami ke bank untuk menabung uang saku kami. Di bank, selain belajar bertransaksi dengan teller, kami juga belajar membuat ATM. Supaya tidak hilang ATM kami simpan di dalam plastik…. Nah, mulai lah kami bekerja….

Pic04-Post21Mei2013

Kami bekerja sebagai tukang cat di gedung bertingkat. Seru sekali!!!! Kami harus memakai perlengkapan tukang cat dan memakai ”wearpack” dan helm. Disini kami mendapat gaji dan langsung masuk ke rekening kami. Teman-teman kami lain lagi ; mereka ada yang jadi insinyur, dokter, pemadam, polisi, dll.

Pic05-Post21Mei2013

Kami berpindah lagi ke sebuah bangunan putih. Disini saya akan menjadi dokter di UGD. Dalam satu kelompok kami dibagi tugas ada yang menjadi dokter UGD, perawat dan pasien.

Seperti bermain dramatisasi, di dekat jalan ada teman kami merintih kesakitan (dia berpura-pura menjadi pasien) kemudian 2 orang perawat datang membawa jas putih dan membawa tandu, menolong pasien, diangkat, dinaikkan ke atas mobil ambulance kemudian mobil itupun melaju. Sesampainya diruang periksa, pasien diperiksa dan diberi resep obat. Beginilah peran kami menjadi tim medis.

Pada kesempatan lain kami bergabung menjadi tim pemadam. Sebelum melaksanakan tugas, kami dijelaskan cara-cara memadamkan api berikut perlengkapannya mulai dari baju anti panas, helm, dll. Setelah mendengarkan penjelasan tiba-tiba ada komando untuk segera menolong korban kebakaran, maka segera kami lari ke mobil dan mobil tersebut melaju ke tempat kejadian. Dengan cekatan kami segera menyemprotkan air dari selang ke bangunan yang terbakar dan hasilnya kami pun senang. Usaha kami tidak sia-sia. Api tersebut segera padam.

Pic06-Post21Mei2013

Nah, setelah lelah bekerja kami ingin berlibur naik pesawat. Bila bekerja kami mendapat uang, tetapi bila kami menikmati jasa, maka kami harus membayar. Untuk setiap jasa yang kami nikmati, kami harus membayar 10 KIDZOS

Pic07-Post21Mei2013

Dilantai 2 tempat kami melatih keterampilan, karena ditempat ini kami bisa membuat apa saja. Bisa membuat mie instan, susu, ice cream, pizza, permen, biskuit, dan masih banyak lagi. Semua kami lakukan sendiri, kami bisa jadi siapa saja dan membuat apa saja.

Pic08-Post21Mei2013

Pic09-Post21Mei2013

Seru kannnn?????

Sekarang saya tahu bagaimana dokter bekerja, polisi menangkap penjahat, penyiar membaca berita, dan yang pasti saya juga bisa membuat SIM (Surat Ijin Mengemudi)

Saya berjanji akan belajar dengan rajin agar cita-citaku tercapai